Popular

Ngentot Cewek Tidur "Bikin Coli Sangat Menyenangkan"

The story begin...
Cerita ini didapat dari supir gw. Hehehe...namanya juga gosip antar supir.
Cukup detail juga sih...
---

Aku bekerja sebagai sopir di sebuah keluarga. Umurku 24, bujang. Rumahnya bos lumayan gedhe sih, di daerah elit di daerah elit kota S. Sang bos, yaitu Bapak dan Ibu jarang berada di rumah, paling 2-3x dalam seminggu. Seringnya berada di luar kota untuk urusan kerjaan. Nah, yang dirumah cuman pembantu ama 2 anak gadisnya. Si kakak sama saja, kerjaannya keluyuran sama pacarnya, sedang yang adik lebih banyak dirumah walau sudah "laku" juga sih.

Si adik, sebut saja namanya nancy. Wajahnya lumayan sih walaupun ngga cakep-cakep amat. Hehehe...Kalau bodinya mah standar gadis amoy lah. Putih-putih langsing. Doyannya tuh, pake baju seksi. Aduh biyung...Bikin aku mupeng saja.

Nah, kejadian ini pas minggu sore. Seperti biasa, aku menjemputnya dari mall, abis dari tempat fitness. Saat itu, nonik pake baju yang seksi. Celana pendek jeans ketat dengan kaus tanktop putih ketat pula. Potongan kaus dibagian punggungnya agak terbuka, dan memperlihatkan tali pengikat bra hitam nonik. Ouch...sexy sekali.

Selama perjalanan, gw sesekali melirik kebelakang melalui kaca spoin tengah mobil. Wow. Menggairahkan sekali nonik. Aku membayangkan bagaimana "isi" dibalik pakaian ketat dan sexy itu. Aku membayangkan kalau aku remas-remas itu tete dan ... Hm...Pernah sekali saat aku lirik melalui kaca spion, mata kami bertemu. Dengan cepat nonik membuang pandangan
dengan sedikit melengos. Uh...sombongnya. Awas kau, non!

Setelah sampai dirumah, aku segera memarkir mobil dan istirahat di kamar belakang. Mpok Ti nampaknya sedang tidur. Jadi suasana di rumah sebesar ini menjadi sepi sunyi. Setelah tidur-tiduran selama beberapa menit, Iseng-iseng, aku putar koleksi film-film 3GP di handphoneku sambil coli. Wew...cewe-cewe amoy ini memang sexy yach. Menggoda banget. Duh, kepengen banget bisa ML ma cewe-cewe begini. Aku terus mengocok penisku sambil ngeliat film di HP itu, sekaligus membayangkan lagi ML ama nonik yang sedang pake baju seksi. Ouch...enaknya!

Tiba-tiba terbersit pikiran kotor di otakku. Nih rumah kan lagi sepeee... Ada nonik nganggur tuh di lantai atas. Hahaha...Paling-paling jam segini dia lagi tidur, cape abis fitnes dan aerobik. Gimana kalo aku ngintip si nonik. Hm...Pemandangan siaran langsung kan tentu lebih menggoda.

Segera kubatalkan coli-nya dan celana kolor aku pake lagi. Pelan-pelan aku naik ke lantai 2 dan sampai didepan kamarnya nonik. Uh...jantungku berdegub cukup kencang, ntah karena horny atau karena tegang takut ketahuan. Hm...pintu dan jendela kamarnya tertutup. Samar-samar bisa aku dengar hembusan angin A/C didalam. Ah, paling lagi tidur si nonik. Tepat diatas pintu kamar ada jendela kaca. Aku ambil kursi dari kayu lalu berdiri diatasnya dan mengintip kedalam kamar.





WOW ! Nonik terlihat sangat sexy ! Dia lagi tidur. Bajunya masih seperti saat pulang dari mall, ngga ganti. Tanktop putih ketat dengan bra hitamnya itu, tapi ngga pake celana pendek alias tinggal CD doang ! Modelnya mini dan setali (G-String mungkin, penulis). Jantungku rasanya mau copot. Merangsang banget plus tegang banget. Duh...gimana ya. Udah ngga tahan nih.

Aku turunin celana kolorku dan mulai coli sambil mengintip kedalam, menelanjangi tubuh nonik dengan pikiranku. Uh...enak sekali. Naik-turun, aku kocok penisku. Tapi lama-kelamaan aku jadi khawatir. Gw coli persis didepan pintu dan dekat ama tangga. Kalau ada orang dateng bisa gawat 1000 darurat nih. Hahaha...

Akhirnya aku batalin coli, turun dan kukembalikan lagi kursinya. Duh, mupeng berat nih...Aku lalu hendak menuju ke kamarku, lantai bawah, untuk melampiaskan nafsu yang udah diubun-ubun. Tapi sebelum turun tangga, iseng aku buka pintu kamar nonik. Niatnya sih iseng aja, ngga ada tujuan spesifik.

LHO! Kok terbuka. Ngga dikunci. Perlahan aku mulai masuk kedalam dan menutup kembali pintunya. Tercium bau wangi dan udara didalam terasa sejuk, tetapi tidak dingin-dingin amat sehingga cocok untuk bobok. Nonik sedang asik tidur, posisinya terlentang. Tangan kanannya terangkat keatas sehingga memperlihatkan ketiaknya yang putih. Uh...asik neh.

Selama beberapa waktu aku termangu. Ngga tau mau berbuat apa. Logika aku menyuruhku untuk segera meninggalkan kamar, sedangkan nafsuku menyuruhku untuk tetap tinggal dan berbuat sesuatu untuk melampiaskan syahwat ini. Perang batin ini berlangsung selama beberapa detik dan akhirnya... pemenangnya adalah...

Segera aku angkat sebuah kursi lalu kuletakkan pelan sekali persis didepan ranjang dan aku lalu duduk. Kupandangi anak majikanku ini. Duh, sexynya. Kaus tanktopnya yang putih begitu ketat dan tipis, bh hitamnya membayang seakan menantang untuk disentuh. Payudaranya menonjol, menarik kaus ketatnya itu keluar dan membentuk 2 gundukan kenikmatan pria. Pahanya nampak mulus dan jenjang. Rambutnya yang cukup panjang disemir pirang highlight. Duh biyung...

Tak tahan lagi, aku lalu segera mencopot kolorku dan meletakkannya didekatku supaya gampang untuk dipakai kembali seandainya terjadi sesuatu. :P Penisku sudah meruncing dan menegang, isinya siap untuk ditumpahkan. Pelan-pelan aku kocok penisku sambil duduk, persis ditepi ranjang dimana nonik sedang tidur pulas. Ah...enaknya. Tanganku naik turun, coli, sambil
menelanjangi nonik dalam pikiranku. Uf...

Lama-kelamaan, hanya begini aja tidak membuatku puas. Sambil tangan kiri tetap melakukan coli, tangan kananku mulai bergerilya. Pelan sekali aku tempelkan ke payudara kiri nonik dan aku remas perlahan. Oh...ini pertama kalinya aku pegang tete-nya amoy. Duh...kenyalnya. Aku remas terus sambil coli. Upf...ini baru namanya coli yang uenak...Shhshs...aku mengerang keenakan, tapi pelan.



Setelah itu, aku cium bibirnya pelan. CUP! Sambil coli tentunya. Lalu aku lumat secara lembut. Oh...ini juga pertama kali mencium bibir amoy. Hahaha... Aku bertaruh dia juga belum pernah dicium ama pria seperti aku. Aku lalu pelan-pelan masukin lidahku dan menyentuh lidahnya dan aku mainin seperti sedang french kiss kayak di film 3gp itu, tapi tentu ngga berani keras-keras.

Oh...Nafasku semakin berat karena terangsang berat, ditambah coli yang semakin enak. Puas dengan bibirnya, aku lalu beralih ke ketiaknya yang putih. Aku cium. Hum...agak asem-asem sih..Hahaha tapi entah kenapa, aroma khasnya itu membuatku semakin hooot geto! Aku kocok semakin cepat penisku, sampai mengeluarkan bunyi "clek-clek"..hihihi...

Abis itu, aku ciumi tete-nya, seakan-akan sedang melumat putingnya. Aku ngga berani membuka tanktop nonik, apalagi BH-nya. Dia pasti bangun kalau aku melakukan itu. Jadi ya tinggal dijilat-jilat aja sambil berfantasi kalau aku sedang mainin putingnya amoy. Oh...shh....enaknya. Bibirku yang bertatapan dengan kenyalnya tete nonik betul-betul merangsang birahi.

Setelah puas menjilati tete-nya, aku lalu beralih ke bagian bawah. Aku ciumi paha kanan nonik dan menjilatinya. Tak puas, tangan kiriku berhenti coli dan bersama-sama dengan tangan kanan, aku coba menarik cd-nya kebawah. Karena cuman G-string jadinya gampang untuk diplorotin. WOW! Mq yang sexy! Rambutnya cukup lebat, menutup seluruh liang kenikmatannya.

Aku kembali mengocok penisku dengan cepat sambil memandangi tubuh nonik yang sexy. Oh...shs...enaknya. Lalu timbul ide baru. Aku berhenti coli, lalu kuambil HP aku dan aku rekam seluruh tubuh nonik yang sedang terbalut kaus sexy ini, mulai dari kepala hingga ke ujung kaki. Aku fokus pada tete-nya, sambil aku remas-remas perlahan, lalu ke mq-nya yang seperti hutan lindung. Ouch! Setelah itu, aku lumuri jari tengah kanan aku dengan ludah sampai basah, lalu secara perlahan aku gesek-gesekkan ke belahan mq nonik. Agak sulit mencarinya sih karena tertutup rambut, harus babat alas sebentar Hahaha..., sambil tetap coli, tentunya. Aku gesek-gesek terus jariku dibelahan mq-nya.

Tak ada reaksi dari nonik. Aku lalu berdiri didepan kepalanya, dan sambil berlutut pelan persis diatas kepalanya, aku mulai memasukkan penisku kedalam mulut nancy. Agak sulit memang, tak lama kemudian bisa masuk juga, walau cuman sebagian. Aku masukin dan keluarin, terus menerus, seperti sedang di emut. Upf....enaknya....

Nah, saat lagi asik-asiknya begini, tiba-tiba..."Oh....". Nonik menggeliat sambil tersedak pelan. Waduh! Jangan-jangan dia bangun lagi! Aku kaget setengah mati dan langsung tengkurap dibawah ranjang. Diam tak bergerak selama beberapa waktu. Pasrah dah. Ini kalo nonik beneran bangun, bisa abis dah gw! Duh...Jantungku berdebar-debar dengan sangat keras, sampai mau pingsan saking tegangnya.

Beberapa menit berlalu...ah kayaknya aman nih. Aku lalu kembali duduk, masih belum bisa 100% tenang. Pelan-pelan mulai aku kocok kembali penis gw sambil memandangi nonik yang sedang tidur pulas persis didepan aku. Ah...sh... enaknya. Sexynya.


Lama-lama aku semakin tidak dapat menahan nafsu. Dengan sangat perlahan aku naik keatas ranjang, mengangkangi si amoy ini, lalu menggesek-gesekkan penisku yang sudah "panas" ke belahan mq nonik. Aku dah buta saat ini. Kalau sampai nonik bangun, ya udah. Aku paksa sekalian. Kadung kepalang basah. Salah sendiri sukanya pake baju seksi.

Secara perlahan aku gesek-gesekkan penisku ke belahan mq anak gadis majikanku ini, sambil terkadang aku kocok sendiri. Membayangkan betapa nikmatnya kalau mqnya menelan penisku dan aku kocok didalamnya. Ah...nikmatnya. Tak lama kemudian, gejolak puncak kenikmatan pun menyerangku. Aku kocok dengan keras penisku sambil terus memandangi tubuh anak majikanku ini dari atas dan... Ahhhhhhhhhhhhhhhhhhh...crot crot....muncrat sudah cairan kenikmatan dari penisku dan duh....menodai rambut-rambut mq-nya dan sebagian muncrat mengenai perutnya yang tertutup tanktop sexy ini. Wah...bagaimana ini!

Setelah selesai kelojotan penuh kenikmatan, aku perlahan turun dari ranjang dan mencari tisu. Abis itu aku usap sebisanya tumpahan spermaku di rambut-rambut mq nonik, plus yang sempat jatuh di perutnya. Ngga bisa 100% bersih sih, tapi lumayanlah. Hehehehe...Aku lalu segera memakai kembali celana kolorku, mencium bibir nonik sambil menjilatnya perlahan. Tak lupa aku remas-remas kedua tete-nya dengan lembut. Duh...enaknya.

Lalu dengan cepat aku keluar kamar dan menutup kembali pintunya. Dengan wajah
penuh kepuasan aku menuju ke kamarku.